Pantangan yang Sebaiknya Dihindari Oleh Ibu Hamil 4 Bulan

Pada usia kehamilan yang memasuki empat bulan yang biasanya terjadi adalah anda tidak lagi mengalami rasa mual atau muntah. Meskipun begitu, anda perlu tetap menjaga kewaspadaan karena terdapat pantangan saat hamil 4 bulan. Hal ini perlu diperhatikan agar kondisi janin dan anda tetap dalam keadaan sehat. Selain itu, tak melanggar pantangan juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada janin. 

Lantas apa saja pantangan saat hamil 4 bulan? Untuk menjawab pertanyaan itu, maka artikel ini ditulis. Anda tak butuh banyak waktu untuk mengetahuinya dan tanpa berlama-lama lagi, mari kita simak bersama pantangan bagi ibu yang usia kandungannya memasuki empat bulan. 

1. Merokok 

Pada dasarnya, kita telah mengetahui bahwasannya rokok memang tidak bagus untuk kesehatan. Hal ini karena bahan kimia yang ada di dalam kandungan rokok bisa membahayakan anda dan janin. Perlu untuk diingat, selain tidak merokok, paparan asap rokok juga perlu dihindari. Di sisi lain, orang yang hamil dan tetap merokok itu sangat berisiko tinggi mengalami proses melahirkan yang tidak sehat dan bayi lahir secara prematur. 

Oleh karena itu, rokok wajib untuk dihindari. Tidak hanya bagi ibu hamil, semua kalangan juga perlu menghindari rokok. Perlu ditegaskan rokok tidak punya manfaat sama sekali. Merokok hanya membuat tubuh menjadi tidak sehat! 

2. Tidur terlentang 

Pantangan hamil 4 bulan berikutnya adalah tidur dengan posisi terlentang. Bagi anda yang telah memasuki usia kehamilan empat bulan disarankan anda posisi tidurnya miring. Agar posisi tersebut bisa terjaga sama pagi, anda bisa menggunakan bantal atau guling untuk mengganjal di bagian punggung. Adapun tidur posisi menyamping disarankan karena memang membuat anda lebih nyaman. 

3. Makan makanan mentah 

Menjaga pola makan menjadi pantangan penting saat hamil 4 bulan. Pasalnya, anda perlu betul-betul memperhatikannya karena banyak makanan yang tidak boleh dimakan. Pantangan ini meliputi makanan mentah dan makanan yang dimasak, tapi dicucinya tidak bersih. Terkait makanan ini, anda perlu memastikan makanan telah dimasak sampai matang. Sebab, kalau setengah matang juga meningkatkan risiko terserang kuman nan bisa menyebabkan ibu hamil mengalami infeksi. 

Infeksi selama kehamilan ini pada dasarnya memang perlu dihindari karena infeksi bisa mengakibatkan keguguran atau melahirkan secara prematur. Selain makanan mentah seperti daging dan ikan, pantangan lain adalah daging deli, makanan cepat saji, jeroan, dan ikan laut yang tingkat merkurinya sangat tinggi. 

Pantangan selanjutnya saat hamil 4 bulan adalah konsumsi kafein. Untuk kafein sendiri ini biasanya ada di dalam kopi. Bagi anda yang sedang hamil 4 bulan, bukan tidak boleh minum kopi. Tapi perlu diingat, kelebihan konsumsi kafein juga tak diperkenankan. Oleh karena itu, jika terpaksa ingin minum kopi, minumlah kopi yang kafeinnya rendah atau lebih bagus mengganti kopi dengan air mineral saja. 

Pantangan selanjutnya adalah berinteraksi sama hewan. Meskipun itu adalah hewan peliharaan anda, tapi saat hamil 4 bulan anda disarankan untuk tidak melakukan interaksi. Adapun pantangan berikutnya adalah tidak berendam di air panas, melakukan sauna, dan mengonsumsi obat tanpa resep dari dokter. 

Khusus konsumsi obat ini sangat penting untuk menjadi perhatian. Pasalnya, orang kerap kali langsung minum obat bebas tanpa resep ketika mengalami pusing atau demam. Untuk ibu hamil, disarankan lebih dulu konsultasi sama dokter terkait untuk memastikan obat mana yang bisa dikonsumsi. 

Demikianlah pantangan hamil 4 bulan yang bisa disampaikan. Tentu saja diharapkan anda dapat mempelajarinya dengan saksama, terlebih terkait pola makanan yang mana memang banyak makanan nan tak bisa anda makanan selama kandungan memasuki usia empat bulan. Meskipun terkesan tidak enak, bagaimanapun juga tidak melanggar pantangan ini tujuannya untuk kesehatan dan keselamatan anda beserta janin.

Cara Alami Atasi Penyakit Kronis Tanpa Hufamag Plus

Ketika Anda merasa ada gangguan pada sistem pencernaan seperti pada lambung dan usus, dari akut hingga kronis, Anda disarankan untuk minum Hufamag Plus.

Obat berbentuk tablet ini akan mampu mengatasi kondisi tersebut dengan mengurangi gejala-gejalanya.

Namun memang obat ini sendiri hanya mengurangi gejala karena termasuk obat bebas sehingga tidak bisa mengatasi secara keseluruhan.

Sehingga jika Anda ingin terbebas dari masalah-masalah pencernaan Anda harus melalukan pola dan gaya hidup sehat atau mau tidak mau Anda harus melalukan operasi yang belum tentu hasilnya bisa efektif.

Selain itu, obat pengurang gejala ini juga dapat menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, dan bahkan gangguan pada pencernaan.

Karena itu, Anda sudah harus melakukan cara berikut di bawah ini supaya benar-benar terbebas dari masalah.

Menjaga pola makan

Ini adalah cara yang sebenarnya mudah Anda lakukan. Pada dasarnya, menjaga pola makan adalah hal yang cukup efektif untuk Anda terhindar dari penyakit-penyakit kronis yang sering menyerang pencernaan. 

Apalagi jika dalam pola makan yang seimbang dan teratur berdasarkan waktu itu juga terdapat menu yang sangat menyehatkan pencernaan seperti buah dan sayuran, ikan, daging tanpa lemak bukan makanan instan, junk food atau makanan pedas berminyak dan bersantan.

Rajin olahraga

Apabila pola makan Anda sudah teratur dan seimbang, baik dari segi waktu maupun menu, Anda juga harus menjalani pola hidup sehat dengan rajin berolahraga.

Kegiatan fisik ini tentu jika dilakukan dengan benar dapat mengurangi Anda terkena berbagai macam penyakit kronis termasuk yang menyerang pencernaan.

Anda bisa memulainya dengan olahraga ringan terlebih dahulu atau yang mudah Anda lakukan seperti berjalan kaki atau joging.

Tidak perlu waktu lama. Cukup 15-30 menit saja setiap hari untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal meskipun pelan.

Istirahat yang cukup

Istirahat yang disarankan oleh para ahli adalah tidur malam dalam waktu 7-8 jam. Istirahat yang cukup ini jangan Anda remehkan sama sekali sebab memberikan dampak positif untuk menguatkan kekebalan tubuh Anda dari berbagai macam penyakit termasuk penyakit yang menyerang pencernaan.

Agar Anda lebih mudah tertidur, dan tidak mengalami insomnia sebaiknya jauhkanlah gawai dari hadapan Anda, dan jangan merokok, mengopi, atau minum alkhohol tenangkan pikiran.

Istirahat yang cukup ini akan sangat membantu efektivitas Hufamag Plus yang Anda minum tersebut dalam mengurangi gejala penyakit kronis pada pencernaan.

Melakukan pengobatan tradisional

Apabila obat-obatan yang tersedia di toko obat dan apotek tidaklah begitu efektif atau Anda merasa tidak cocok, cobalah untuk melakukan pengobatan tradisional dengan cara meminum ramuan atau jamu yang dibuat dari tanaman obat seperti jahe, kunyit, kencur, mentimun, dan cincau.

Relaksasi

Saat Anda merasa stres akibat penyakit yang Anda derita, sebaiknya jangan sampai berlebihakarena hal tersebut dapat menganggu sistem kekebalan tubuh Anda.

Anda bisa menguranginya dengan melalukan relaksasi di tempat-tempat sepi dan sunyi lalu bermeditasi.

Fokuskan pada yang Anda rasakan saat ini, dan buang jauh-jauh perasaan negatif. Anda bisa melakukannya selama 20 menit setiap hari.

Relaksasi diri ini Akan membantu Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis termasuk pada pencernaan.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat Anda dapat terhindar dari penyakit kronis pada pencernaan sehingga Anda tidak perlu minum Hufamag Plus atau jika minum hal-hal ini di atas setidaknya dapat mengefektifkan kinerja obat.

Bagaimana Cara Mengolah Resep Daging Lada Hitam Yang Tepat?

Daging sapi merupakan sumber protein, vitamin B, dan berbagai jenis mineral, seperti fosfor, selenium, dan zat besi yang penting bagi tubuh. Namun, daging sapi juga diketahui mengandung berbagai jenis lemak, terutama lemak jenuh dan lemak tak jenuh tunggal. Anda bisa menjadikan resep daging lada hitam sebagai menu penyeimbang untuk mendapatkan kebutuhan akan lemak dan protein. 

Resep daging lada hitam bisa dimasak dengan mudah

Tingginya kandungan lemak jenuh di dalam daging sapi tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dan risiko terjadinya aterosklerosis, penyakit jantung, serta stroke. Terlalu sering makan daging merah, termasuk daging sapi, juga diduga dapat memicu peradangan yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit kanker, seperti kanker kolorektal, lambung, payudara, dan endometrium.

Namun, dengan pemilihan, pengolahan, dan konsumsi yang tepat, Anda pun bisa lebih tenang saat menikmati daging sapi dan tidak perlu khawatir terhadap risiko yang dapat terjadi.

Tak hanya jumlah konsumsi daging sapi yang harus dibatasi, cara menyimpan dan mengolahnya pun harus diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

  1. Memilih daging sapi

Pilih bagian daging sapi yang lemaknya lebih sedikit, seperti paha belakang, paha depan, has luar (sirloin), atau pinggang. Selain itu, pilih daging sapi yang berwarna merah segar dan bersih. Hindari membeli daging sapi yang sudah berwarna kecoklatan, berlendir, atau tampak kotor. Anda juga disarankan untuk mengonsumsi daging sapi asli, bukan daging olahan seperti daging asap atau sosis.

  1. Menyimpan daging sapi

Simpan daging sapi di kulkas bersuhu 1 derajat Celcius atau di lemari pembeku bersuhu -18 derajat Celcius segera setelah membelinya. Hal ini bertujuan untuk menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi daging sapi tetap baik, dan memperpanjang umur penyimpanan makanan. 

  • Jika disimpan di kulkas, daging sapi mentah hanya dapat bertahan selama 1–2 hari, sedangkan daging sapi masak selama 3–4 hari. 
  • Namun, bila disimpan di dalam lemari pembeku, daging sapi mentah mampu bertahan hingga 3–4 bulan, sedangkan daging sapi matang 2–6 bulan. 
  • Jangan lupa untuk menyimpan daging sapi dalam wadah bersih dan tertutup rapat. Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, letakkan di dalam kulkas untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
  1. Mengolah daging sapi

Selalu cuci tangan sebelum dan setelah memegang daging sapi, setidaknya selama 20 detik dengan air bersih dan sabun. Gunakan pisau dan talenan yang berbeda ketika mengolah daging sapi agar bakteri tidak menyebar ke bahan makanan lain. Anda disarankan untuk membuang lemak daging terlebih dahulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup atau semur. Selain itu, daging sebaiknya tidak digoreng sebelum dimasak, melainkan diolah dengan cara dipanggang atau direbus. Jika memang ingin digoreng, Anda bisa menggunakan minyak yang sehat bagi jantung, seperti minyak bunga matahari, minyak kanola, minyak kedelai, atau minyak zaitun. Saat memasak daging sapi dalam penggorengan, oven, atau air, pastikan suhu setidaknya sekitar 71 derajat Celcius untuk membunuh bakteri.

  1. Mengonsumsi daging sapi

Sebaiknya Anda seimbangkan konsumsi daging sapi dengan sayuran berserat. Kandungan serat yang tinggi dalam sayur diketahui dapat mengurangi penyerapan kolesterol setelah mengonsumsi daging sapi. Batasi konsumsi daging sapi yang tinggi zat besi bila Anda sedang mengonsumsi suplemen zat besi yang diresepkan Hal ini guna mencegah kelebihan zat besi dalam darah.

Jadi dengan pengolahan dan penyimpanan yang tepat pastinya akan membuat resep daging lada hitam semakin diminati. Anda juga bisa menyeimbangkannya dengan berolahraga sebelum atau sesudah mengonsumsi daging agar kalori yang masih dalam tubuh sesuai dengan kebutuhan harian.

Amankah Penggunaan Minyak Kayu Putih Sidola pada Bayi?

Penggunaan minyak kayu putih untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan sudah awam dilakukan oleh keluarga di Indonesia. Namun, apakah aman bila minyak kayu putih sidola digunakan untuk bayi?

Minyak kayu putih sidola adalah minyak yang didapat dari proses pengumpulan uap ranting dan daun pohon minyak kayu putih. Di dalam minyak kayu putih umumnya terdapat kandungan bahan kimia lainnya yang membuat minyak kayu putih tersebut memiliki efek hangat ketika digunakan. Selain hangat, aroma relaksasi dari minyak kayu putih sidola pun menjadi alasan mengapa minyak ekstrak ini banyak digunakan.

Penggunaan minyak kayu putih sidola pada orang dewasa terbilang aman, namun apakah hal ini juga aman bagi bayi? Padahal, seringkali kita jumpai penggunaan minyak kayu putih pada bayi setelah mandi. Simak penjelasannya di bawah ini.

Sejumlah ahli mengatakan bahwa menggunakan minyak kayu putih bisa berisiko dalam beberapa kasus. Hal ini dikarenakan ada beberapa alasan berikut.

  1. Panas minyak kayu putih bisa menimbulkan iritasi

Seperti yang diketahui bahwa kulit bayi sangat sensitif dengan suatu kandungan dan bisa menyebabkan iritasi bila hal itu terjadi. Penggunaan minyak kayu putih pada bayi dikhawatirkan bisa menimbulkan efek iritasi akibat rasa panas minyak kayu putih tersebut. 

Sehingga, sebelum Anda menggunakannya secara menyeluruh pada kulit bayi Anda, pastikan terlebih dahulu bahwa kulitnya mampu menahan panas minyak kayu kayu putih sehingga tidak terkena iritasi. Cara ini bisa dilakukan dengan menggosok beberapa tetes pada bagian punggung terlebih dahulu. 

  1. Minyak kayu putih akan berbahaya bila diminum

Pada saat memakaikan minyak kayu putih sidola pada bayi, Anda harus memerhatikannya agar minyak kayu putih tidak tertelan. Sebab, jika minyak kayu putih tertelan maka bisa jadi menimbulkan beberapa permasalahan lainnya, seperti mual hingga muntah. 

  1. Perhatikan kandungan cineole pada minyak kayu putih

Meskipun banyak manfaat bila menggunakan minyak kayu putih sidola, namun penggunaan ini lebih disarankan pada bayi di atas dua tahun. Anda harus memerhatikan kandungan cineole pada minyak kayu putih yang sedang Anda gunakan saat ini karena bisa menyebabkan masalah pernapasan pad bayi bila kandungan tersebut cukup tinggi. Kandungan cineole juga bisa menimbulkan iritasi atau sensasi terbakar pada bayi bila kulit bayi sangat sensitif. 

Itulah ketiga hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memakai minyak kayu putih pada bayi. Bila bayi Anda dapat menerima minyak kayu putih sidola, maka aman untuk digunakan. Namun, jika bayi Anda tidak bisa menggunakan minyak kayu putih sidola, Anda bisa mencampurkannya dengan minyak lainnya, seperti minyak zaitun, atau menggantinya menjadi minyak telon. 

Cara penggunaan minyak kayu putih sidola pun harus diperhatikan. Oleskan minyak kayu putih hanya pada tiga daerah utama, yakni perut, dada, dan punggung. Hindari penggunaan minyak kayu putih sidola pada bagian tangan karena bisa memperbesar kemungkinan bayi menelan minyak kayu putih. Jangan pula menggosok minyak kayu putih sidola pada bagian wajah dan alat kelamin bayi karena kedua bagian ini lebih sensitif dibandingkan bagian badan lainnya.

Jika meminum minyak kayu putih berbahaya bagi orang dewasa, begitu pula bila hal itu dilakukan pada bayi. Anggapan mengenai minyak kayu putih bisa mengatasi masuk angin jika diminum adalah sebuah kesalahan. Hal tersebut malah bisa menimbulkan bahaya bagi bayi karena dapat memicu iritasi di dalam perut. 

Penggunaan minyak kayu putih dengan cara uap lebih disarankan dibanding Anda mengoleskan minyak kayu putih sidola tersebut di bawah hidung bayi. Sebab, cara penggunaan seperti itu justru menimbulkan permasalahan pada pernapasan, seperti asma karena aroma minyak kayu putih yang terlalu kuat. Gunakan alat bantu diffuser untuk membuat uap minyak kayu putih sidola. Uap yang keluar akan membantu membersihkan serta menghangatkan udara sekitar, dan mencegah bayi dari beberapa gangguan pernapasan, seperti hidung tersumbat, sesak napas, dan lainnya.

3 Manfaat Panthenol Bagi Rambut, Jangan Ketinggalan Khasiatnya!

3 Manfaat Panthenol Bagi Rambut

Panthenol sudah dikenal dan banyak digunakan untuk produk sehari-hari, seperti obat, produk perawatan wajah, hingga rambut. Penggunaan kandungan ini dalam produk perawatan rambut juga memberikan banyak khasiat sebagaimana penggunaannya di dalam produk lainnya.

Melansir dari Healthline, panthenol adalah suatu zat senyawa kimia yang berasal dari vitamin B5 atau asam pantotenat. Kandungan ini bisa didapatkan dari bahan alami, seperti hewan dan tumbuhan. 

Pada umumnya, kandungan ini sudah banyak digunakan pada obat-obatan, seperti salep penyembuh luka, obat tetes mata, dan lainnya. Zat kimia provitamin B5 ini juga biasa digunakan sebagai zat aditif pada produk perawatan, baik wajah maupun rambut. 

Pada produk perawatan wajah,  senyawa kimia ini banyak digunakan karena mampu menjaga kelembapan kulit lebih lama sehingga mencegah permasalahan kulit akibat dehidrasi. Panthenol dapat ditemukan di dalam pembersih wajah, moisturizer, toner, hingga serum.

Sedangkan jika digunakan dalam produk perawatan rambut, panthenol akan mengurangi permasalahan-permasalahan rambut sehingga pertumbuhan rambut tidak mengalami gangguan. Kandungan senyawa kimia ini bisa Anda temukan di dalam sampo, kondisioner, hair spray, dan vitamin rambut. 

Bila kandungan ini digunakan dalam produk obat, maka ia akan memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi. Akan tetapi, bila ia bersentuhan dengan kulit atau rambut, maka akan terjadi proses oksidasi biologis yang terjadi. Dalam proses itu, provitamin B5 akan berubah menjadi vitamin B5. 

Vitamin B5 inilah yang akan memberikan banyak manfaat pada rambut bila digunakan secara rutin. Di bawah ini beberapa manfaat panthenol bila digunakan untuk rambut.

Manfaat panthenol untuk rambut

1. Rambut menjadi lembut dan kuat

Sebuah penelitian dari British Journal of Dermatology yang menguji senyawa-senyawa CNPDA, yakni kafein, niacinamide, panthenol, dimethicone, serta polimer akrilat pada rambut. Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa kandungan senyawa kimia ini termasuk ke dalam senyawa kimia yang berfungsi menguatkan dan melembutkan rambut.

Hal ini dikarenakan, kandungan ini mampu menembus seluruh lapisan kutikula dan lapisan kulit kepala, sehingga akan memberikan efek yang lebih terasa. 

2. Rambut terhindar dari lepek dan kering

Vitamin B5 memiliki kandungan Humektan yang berfungsi menarik dan mengikat air. Maka dari itu, kandungan ini dapat mengikat air lebih lama sehingga rambut akan menjadi lembap dan terhindar dari masalah rambut kering dan lepek.

Produk yang menggunakan panthenol atau provitamin B5 ini akan mampu meresap dalam batang rambut dan memberikan nutrisi sehingga kelembapan pada rambut akan bertahan lebih lama.

3. Rambut tebal dan mengembang

Masalah-masalah rambut bisa menghambat proses pertumbuhan rambut. Maka dari itu, penggunaan panthenol dalam produk perawatan rambut dimaksudkan agar mengurangi masalah-masalah tersebut, seperti menaikkan sirkulasi darah, menghilangkan ketombe, memperkuat akar, serta menyuburkan folikel rambut sehingga pertumbuhan rambut akan lebih cepat.

Manfaat senyawa kimia yang satu ini akan cocok digunakan bagi Anda yang memiliki masalah rambut tipis. Selain itu, kandungan ini juga memiliki sifat anti iritasi yang bisa membuat rambut menjadi bersinar, tebal, dan kuat.

Itulah ketiga manfaat kandungan senyawa panthenol yang ada di dalam produk perawatan rambut, mulai dari sampo, kondisioner, hingga vitamin rambut. 

Penggunaan panthenol ini bisa dipakai oleh semua jenis kulit, karena manfaat-manfaat yang diberikan tidak menimbulkan masalah bagi jenis rambut apapun. 

Pemakaian kandungan ini pada produk-produk perawatan dan kosmetik sudah disetujui dan dikatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) dan juga The European Commission on Cosmetic Ingredients. 

Sehingga, panthenol saat ini banyak digunakan sebagai bahan terbaik dalam perawatan kulit dan jaringan epidermis. Sudah banyak produsen yang menambahkan kandungan tersebut ke dalam produk mereka. Selain karena banyak manfaatnya, panthenol juga dipakai karena aman dan tidak menyebabkan reaksi alergi.

Namun, jika Anda memiliki permasalahan hipersensitif akan suatu bahan, maka akan lebih baik jika Anda mengonsultasikan panthenol atau provitamin B5 ini dengan dokter terlebih dahulu. Bisa jadi efek samping yang akan ditimbulkan berupa dermatitis kontak, atau gangguan pencernaan jika penggunaannya dalam bentuk oral.

Jadi, jika Anda ingin memiliki rambut sehat, kuat, tebal, dan berkilau, cobalah produk-produk rambut yang mengandung panthenol, atau bisa jadi ternyata Anda sudah menggunakannya sejak lama.

Jaga Kesehatan Mulut dengan Listerine Natural Green Tea

Bau mulut dan gigi berlubang tentu sangat mengganggu aktivitas kita. Sedapat mungkin, kita harus melakukan upaya pencegahan agar mulut dan gigi tetap sehat. Dalam menjaga kesehatan gigi dan kesegaran mulut, cara termudah adalah dengan rutin minum air mineral atau menggunakan obat kumur listerine natural green tea

Menjaga asupan air mineral dalam tubuh memang perlu karena air dapat membantu tubuh kita memproduksi air liur. Nah jika air liur di mulut kering, dampaknya bisa bikin mulut mengeluarkan aroma tidak sedap dan buat bakteri di mulut menjadi menumpuk. Kita telah ketahui bersama bakteri atau kuman yang menumpuk di mulut ini bisa membuat gigi dilapisi plak dan karang, yang kemudian dapat membikin gigi menjadi berlubang atau keropos. 

Namun demikian, dampak negatif itu bisa kita cegah, yang salah satu caranya adalah menjaga asupan air mineral. Selain itu, kita bisa juga menggunakan listerine natural green tea. Pasalnya, obat kumur itu memiliki sedikitnya tiga manfaat. Pertama adalah memperbaiki struktur email gigi. Kedua, mencegah gigi berlubang. Ketiga, melawan bakteri penyebab gigi berlubang. 

Tiga manfaat tersebut dapat kita rasakan karena listerine natural green tea mengandung ekstrak daun teh hijau, timol, metil salisilat, sodium florida, eukaliptol, dan mentol. Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi kalau teh hijau memang bagus untuk kesehatan gigi dan juga kesegaran mulut kita. Selain itu, obat kumur tersebut punya nilai tambah tersendiri karena sudah mengantongi pula sertifikat halal. 

Apabila kita ingin menggunakan listerine natural green tea sebagai obat kumur, cara memakainya juga sangat mudah kok. Kita tinggal tuangkan saja listerine sekitar 20 ml pada tutupnya dan kemudian langsung berkumur selama kurang lebih tiga puluh detik. Setelah itu, kita tinggal membuang bekas berkumur dan jangan berkumur lagi dengan air biasa. 

Akan tetapi, sebelum berkumur kita harus memastikan pula telah sikat gigi, ya. Di sisi lain, secara umum kita bisa menggunakan obat kumur listerine natural green tea sebanyak dua kali dalam sehari. Jika pembaca ingin membawa produk tersebut saat berpergian, jangan lupa untuk memperhatikan cara penyimpanannya. Sebab, obat kumur yang satu ini harus disimpan di tempat kering, sejuk, dan tidak terpapar sinar matahari. 

Di samping itu, bagi orang tua yang ingin menggunakan listerine natural green tea, tolong agar obat kumur itu dijauhkan dari jangkauan anak-anak karena memang tak disarankan untuk anak yang usianya di bawah dua belas tahun. Di sisi lain, jika kamu memiliki alergi terhadap bahan yang terdapat di dalam listerine natural green tea, dengan berat hati kamu harus mencari obat kumur lain atau bisa juga menjaga kesegaran dan kesehatan gigi secara alami. 

Itulah penjelasan sederhana yang bisa disampaikan terkait listerine natural green tea. Tentu saja dengan kandungan dan manfaat yang bisa kita terima, maka tak ada salahnya obat kumur tersebut masuk ke dalam daftar kebutuhan kita. Namun demikian, tetap tidak ada salahnya apabila kita ingin mencoba cara lain dalam menjaga kesegaran mulut dan kesehatan gigi, seperti makan apel atau minum air mineral sebagaimana telah dijelaskan di awal tulisan ini. 

Akhir kata, cara apa pun yang kita pilih tidak masalah selagi itu baik untuk kesehatan gigi dan kesegaran mulut kita. Mau menggunakan listerine natural green tea atau cara alami, yang penting kita telah tahu bahwa menjaga kesehatan gigi dan kesegaran mulut adalah sebuah keharusan.

Perbedaan Ophidiophobia dan Ketakutan Biasa dengan Ular

Perbedaan Ophidiophobia dan Ketakutan Biasa dengan Ular

Ular, si hewan melata dengan kulit yang seringkali berpola menarik ini, kini banyak dijadikan hewan peliharaan. Meski begitu, tak sedikit juga yang mengalami ketakutan ekstrim hingga fobia atau ophidiophobia. Ular memang mengerikan dilihat dari penampilannya.

Bahkan mereka kerap kali dijadikan simbol atau lambang dari sesuatu yang negatif. Melihat ular di pekarangan rumah baik yang kecil sekalipun pasti bisa membuatmu bergidik ngeri. Mereka juga merupakan salah satu musuh tetapi juga sahabat bagi para petani. 

Beberapa orang yang mengalami pengalaman buruk dengan ular bisa menimbulkan rasa takut hingga cemas yang ekstrim terhadap ular. Ketakutan tersebut dinamakan dengan Ophidiophobia. Berikut penjelasan selengkapnya tentang Ophidiophobia dan perbedaan gejalanya dengan ketakutan biasa.

Tentang Ophidiophobia

Dikategorikan sebagai fobia spesifik, Ophidiophobia adalah gangguan kecemasan dan ketakutan yang intens sebagai respons terhadap ular. Dalam sebuah studi oleh sekelompok peneliti pada 2013, menemukan bahwa otak kita secara evolusioner dikondisikan untuk takut pada bentuk seperti ular.

Ketakutan pada ular adalah hal umum, dalam beberapa penelitian psikiatri, sekitar 50% populasi melaporkan kecemasan tentang reptil, tetapi untuk 2-3% orang, ketakutan ini menyebabkan penderitaan atau gangguan yang signifikan, yang berakhir dengan berjuang dengan gangguan kecemasan ophidiophobia ini.

Perbedaan ketakutan normal pada ular vs ophidiophobia

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan acuan untuk mengenali apakah kamu takut biasa pada ular atau mengidap Ophidiophobia. 

Ketakutan normal terhadap ularFobia ular (Ophidiophobia)
Tidak suka atau merasa jijik dengan ularTakut, panik atau merasa terteror ular
Merasa takut saat melihat ularKecemasan yang intens ketika memikirkan ular
Tidak ingin menyentuh/mendekati ularMelihat ular pun bahkan tidak bisa
Hanya memikirkan ular ketika melihatnyaPikiran yang sering tentang ular
Tidak mengubah rutinitas untuk menghindari ularMengubah rutinitas untuk menghindari ular
Ketakutan yang lebih intens terhadap ular berbisaKetakutan yang intens terhadap semua ular
Mampu mentolerir ular di kandang/kebun binatangTidak dapat mentolerir ular di kandang/kebun binatang

Tips mengatasi ophidiophobia

Mencari bantuan pada terapis professional bisa dilakukan untuk mengatasi Ophidiophobia. Kamu bisa berkonsultasi pada dokter dan mendapat perawatan yang tepat dan sesuai untuk kondisimu. Selain itu, ada beberapa cara lain yang bisa dicoba untuk mengatasinya baik dengan berpetualang di alam atau dengan mendidik diri secara mandiri tentang ular.

Melansir dari Choosing therapy, ada lima tips untuk mengatasi fobia ular, antara lain:

1. Habiskan lebih banyak waktu di luar

Jika kamu menghindari beraktivitas di luar karena takut melihat ular, sebaiknya mulai coba untuk mengubahnya. Kamu bisa menghabiskan waktu di luar ruangan lebih banyak, ini juga baik untuk kesehatan fisik dan mental. Menghabiskan waktu di luar ruangan juga dapat membantu mengurangi perilaku menghindar yang mungkin membuat ketakutan semakin parah.

2. Jalan-jalan ke kebun binatang

Cobalah jalan-jalan ke kebun binatang untuk mulai menghadapi ketakutanmu terhadap ular secara langsung. Menghadapi ular di lingkungan yang terkendali di mana ada kaca atau penghalang logam antara dirimu dan ular bisa menjadi salah satu cara dalam mengatasi Ophidiophobia ini.

3. Edukasi diri sendiri tentang ular

Beberapa jenis ular memang berbahaya, tetapi beberapa lainnya tidak berbahaya. Kamu bisa mengedukasi diri mu mengenai ular, seperti mengetahui perbedaan antara ular berbisa dan ular yang tidak berbahaya. Ini dapat membantumu mengetahui ular mana yang harus dihindari dan mana yang tidak membahayakan. Pengetahuan adalah kekuatan yang dapat membantu mengatasi rasa cemas agar berkurang dan lebih terkendali.

4. Fokus dan pusatkan perhatian 

Ketika panik atau takut, pikiran akan mulai merancang berbagai skenario buruk, tak peduli seberapa kecil kemungkinan terjadinya. Ini tentu tidak baik dan bisa saja membahayakan. Untuk itu, coba lebih tenang, pusatkan perhatian secara penuh untuk fokuskan pada hal-hal di sekitarmu, seperti nafas, lingkungan, dan panca indera. 

5. Tetapkan tujuan realistis untuk diri sendiri

Seberapa besar niatmu untuk mengurangi rasa cemas dan takut pada ular, kamu tidak perlu sampai memaksakan diri untuk merasa nyaman atau memegang dan memeliharanya. Kecuali jika kamu bekerja di kebun binatang atau bidang lain yang sering memerlukan kontak langsung dengan ular. 

Tetapkan tujuan yang realistis dan senyamannya dirimu. Setidaknya kamu akan baik-baik saja saat melihat ular atau melakukan pendakian atau aktivitas luar ruangan lainnya. 

Ketakutan pada ular adalah umum, tapi jika itu berubah menjadi gangguan kecemasan yang intens bahkan tidak rasional maka bisa disebut dengan Ophidiophobia, sebuah fobia spesifik terhadap ular. Ini memiliki gejala yang cukup berbeda dari ketakutan pada umumnya terhadap ular. 

Ada beberapa terapi yang bisa dilakukan, namun salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengedukasi diri serta melakukan aktivitas luar ruangan yang tentu dengan pendamping untuk setidaknya membuat diri tidak begitu takut saat memikirkan atau melihat ular.

Temukan lebih banyak informasi lain seputar Ophidiophobia ini di website dan aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter seputar topik tersebut di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Buah-buahan yang Mampu Meredakan Nyeri Haid Apa Saja?

Setiap bulan Anda sebagai wanita tentu akan mengalami siklus alamiah berupa haid atau menstruasi yang kehadirannya sering menimbulkan rasa sakit yang benar-benar tidak nyaman sehingga Anda harus benar-benar meredakan.

Cara meredakan ini bisa dengan konsumsi obat bebas, konsumsi makanan bergizi, olahraga, dan mengurangi stres atau kepanikan.

Salah satu cara mengonsumsi makanan bergizi itu adalah Anda bisa mengonsumsi buah-buahan. Lalu buah apa saja yang dapat Anda konsumsi tersebut? Yuk, simak di bawah ini!

Pisang

Pisang adalah buah yang mudah dicari dan ditemukan karena termasuk salah satu yang populer bahkan sebelum berolahraga untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat pun Anda disarankan mengonsumsi pisang.

Pisang sendiri mengandung vitamin B6, potasium, dan kalium yang ternyata mampu meredakan rasa sakit saat Anda mengalami datang bulan.

Nanas

Buah yang satu ini juga mudah Anda dapatkan karena sering dijual di tukang sayur dan buah. Buah tropis asal Brasil ini juga dipercaya mampu meredakan sakit saat menstruasi karena mengandung anti-oksidan yang mampu peradangan penyebab sakit.

Selain itu, buah yang kaya akan mangan ini mengandung enzim bromelin yang tidak hanya mengurangi rasa sakit tetapi juga memberikan efek relaksasi pada otot.

Mangga

Buah lain yang dapat meredakan nyeri haid Anda adalah mangga. Salah satu buah tropis ini mengandung vitamin C dan B yang berfungsi sebagai imunitas bagi tubuh sehingga tubuh Anda tetap terasa sehat dan bugar.

Selain itu, vitamin C dalam mangga dapat meningkatkan jumlah hormon estrogen dalam tubuh serta mengurangi kadar hormon progesteron yang menyebabkan kontraksi dalam rahim dan kram pada perut.

Pepaya

Buah yang baik untuk sistem pencernaan ini juga dapat Anda gunakan untuk mengurangi dan meredakan rasa nyeri saat Anda mengalami haid.

Ini karena pepaya mengandung karoten yang cukup tinggi, yang dapat merangsang hormon estrogen untuk menenangkan dinding rahim dan mengurangi kontraksi otot.

Paprika

Buah yang sering dianggap sebagai sayuran ini mengandung serat yang cukup tinggi serta air yang juga tinggi, yang berguna untuk melawan perut kembung bisa memperparah menstruasi.

Selain itu, terdapat potasium berkadar tinggi dalam buah yang dapat mengurangi tingkat ketidaknyamana akibat kram perut secara alami.

Kiwi

Kiwi, buah khas Selandia Baru, bisa Anda gunakan sebagai pereda nyeri haid karena mengandung enzim anictidin yang mampu membantu mencerna protein dengan mudah.

Protein sendiri cukup penting saat Anda sedang haid karena mampu meringankan sembelit yang sering ada saat menstruasi.

Jeruk

Jeruk adalah salah satu buah yang mudah didapat dan kaya akan beragam vitamin seperti vitamin C, potasium, magnesium, dan vitamin D.

Mengonsumsi buah yang asam ini saat Anda haid kenyataannya dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri saat datang bulan.

Semangka

Semangka adalah salah satu buah tropis yang diketahui mengandung banyak air seperti halnya kelapa.

Kandungan air ini dapat mencegah Anda terkena dehidrasi yang sering dialami saat haid dan dapat mengurangi rasa nyeri yang terjadi.

Selain buah-buahan Anda juga dapat mengonsumsi makanan-makanan berikut untuk menghilangkan nyeri saat haid:

Air hangat

Air hangat mempunyai kemampuan membersihkan tubuh dari racun serta melancarkan darah saat haid. Selain itu, air hangat dapat meredakan kembung yang sering terjadi saat haid.

Sayuran hijau

Makanan ini mengandung banyak nutrisi yang diperlukan oleh tubuh seperti kalium, magnesium, dan kalsium yang ternyata mampu meredakan sakit saat datang bulan. Sayuran hijau yang direkomendasikan adalah brokoli, sawi, bayam, dan kubis.

Gandum

Berdasarkan beberapa penelitian gandum dianggap mampu juga meredakan nyeri saat datang bulan.

Hal ini karena gandum mengandung magnesium sebagai pereda. Selain itu, kandungan vitamin B dan E pada gandum juga dapat mengurangi rasa lemas.

Ikan

Binatang laut ini dapat meredakan nyeri saat haid karena mengandung Omega-3, dan Anda bisa dapatkan pada ikan salmon, kembung, dan makarel.

Ketahui Prosedur Pap Smear di Lab Cito Jakarta

Lab Cito Jakarta adalah laboratorium klinik yang berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang buka mulai hari Senin sampai hari Minggu. Lab Cito Jakarta memiliki beberapa prosedur medis unggulan salah satunya yaitu layanan pap smear.

Pap smear adalah prosedur skrining untuk mengetahui apakah Anda terkena kanker serviks atau tidak. Prosedur pap smear ini dilakukan untuk menguji keberadaan sel prakanker atau kanker yang terjadi pada leher rahim. 

Selama prosedur pap smear, sampel diambil dari sel-sel dari leher rahim, lalu diperiksa apakah ada pertumbuhan yang abnormal atau tidak. Prosedur pap smear bisa dilakukan di laboratorium seperti Lab Cito Jakarta, klinik atau di kantor dokter. Biasanya pap smear bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman. Namun, hal ini tidak akan menimbulkan rasa sakit dalam jangka panjang.

Kebutuhan Prosedur Pap Smear

The American Cancer Society menyarankan bahwa sebaiknya skrining menggunakan pap smear dilakukan pada saat usia 25 tahun. Namun, ada juga beberapa wanita yang berisiko tinggi terkena kanker atau infeksi. Selain itu, Anda mungkin memerlukan tes yang lebih sering jika mengidap HIV atau positif HIV, serta memiliki kondisi sistem kekebalan yang lemah karena mendapat tindakan kemoterapi atau transplantasi organ.

Namun, jika Anda yang berusia 25 tahun dan belum pernah menjalani tes pap smear, sebaiknya tanyakan kepada dokter Anda terlebih dahulu apakah tes tersebut harus dilakukan setiap lima tahun jika tes tersebut dikombinasikan dengan skrining HPV. Namun, pedoman yang ada saat ini memberikan rekomendasi bahwa orang yang berusia 25 hingga 65 tahun sebaiknya menjalani tes HPV setiap lima tahun.

HPV atau human papillomavirus merupakan virus yang dapat menimbulkan kutil dan meningkatkan kemungkinan kanker serviks. Virus HPV tipe 16 dan 18 adalah penyebab utama terjadinya kanker serviks. Jika Anda memiliki virus HPV, Anda mungkin sangat berisiko terkena kanker serviks.

Sedangkan untuk wanita yang usianya sudah di atas 65 tahun dengan riwayat hasil Pap smear yang normal, maka tes Pap smear selanjutnya bisa dihentikan. Akan tetapi, Anda sebaiknya tetap melakukan Pap smear secara teratur sesuai dengan usia Anda, terlepas dari status aktivitas seksual Anda. Anda tetap perlu melakukan Pap smear karena virus HPV bisa aktif tiba-tiba dan tidak aktif selama bertahun-tahun. 

Persiapan Pap Smear

Jika Anda akan menstruasi pada hari jadwal Pap smear Anda, sebaiknya Anda mengganti hari atau melakukan penjadwalan ulang agar hasil Pap smear Anda lebih akurat. 

Sehari sebelum melaksanakan tes Pap smear, cobalah untuk tidak melakukan aktivitas seksual, douching, atau menggunakan produk spermisida, karena ini dapat mengganggu hasil Anda.

Dalam kebanyakan kasus, Pap smear masih aman untuk dilakukan pada 24 minggu pertama kehamilan. Setelah itu, tes Pap smear mungkin lebih menyakitkan. Selain itu, untuk mendapatkan hasil tes Pap smear yang akurat, Anda perlu menunggu selama 12 minggu usai melahirkan.

Saat menjalankan tes Pap smear, maka sebaiknya Anda tetap tenang dan mengambil napas dalam-dalam selama prosedur tes dilakukan. 

Prosedur Tes Pap Smear

Pada saat Anda melakukan tes Pap smear, mungkin Anda bisa merasa sedikit tidak nyaman, tetapi tahan sebentar karena tesnya sangat cepat. Selama prosedur tes Pap smear, Anda akan diminta untuk berbaring secara telentang di atas meja pemeriksaan dengan kaki yang terbuka dan kaki Anda bertumpu pada penyangga.

Kemudian, secara perlahan dokter akan memasukkan suatu alat yang disebut dengan spekulum ke dalam vagina Anda. Alat tersebut membantu membuat dinding vagina tetap terbuka dan memberikan akses ke serviks. Kemudian, dokter Anda akan mengikis sampel kecil sel dari leher rahim Anda, bisa menggunakan alat seperti spatula, kuas, dan cytobrush yang berbentuk kombinasi spatula dan sikat.

Untuk Anda yang membutuhkan pemeriksaan Pap smear, Anda bisa menghubungi rumah sakit, klinik atau lab yang menyediakan layanan tersebut salah satunya seperti Lab Cito Jakarta yang berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Bahan Alami Vitamin D Tanpa Konsumsi Calnic Plus

Mengonsumsi Calnic Plus setiap hari dapat memenuhi kebutuhan Anda akan vitamin D dan kalsium apalagi suplemen ini memang sangat praktis untuk dikonsumsi.

Namun ternyata mengonsumsi suplemen tidak selamanya baik bagi tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan karena dapat menghasilkan beberapa efek samping pada gangguan pencernaan, sembelit, mual, dan lain-lain.

Cara mengonsumsi suplemen vitamin D pun harus bersama dengan lemak karena vitamin ini sendiri adalah vitamin yang mudah larut dalam lemak.

Namun lemak yang digunakan haruslah lemak yang sehat dan baik, bukan lemak jahat yang malah dapat merusak konsistensi vitamin. 

Supaya Anda bisa mengonsumsi vitamin D tanpa harus terkena efek samping, beberapa bahan alami ini bisa Anda jadikan sebagai sumber-sumber yang tepat!

Ikan sarden

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan jenis ikan laut yang satu ini, dan biasanya diproduksi dalam kalengan.

Ikan ini rupanya dapat menjadi salah satu sumber vitamin D yang sangat penting bagi tubuh. Di dalam tubuh sarden terdapat 177 IU vitamin D.

Selain sarden, ikan laut yang juga dapat menjadi sumber vitamin D adalah ikan Halibut dan makarel.

Jamur

Apabila Anda seorang vegan, dan lebih menyukai produk nabati untuk mendapatkan vitamin D, jamur bisa menjadi salah satunya.

Diketahui tanaman yang tumbuh pada daerah lembap dan gelap ini ternyata mengandung vitamin D dengan jumlah 300 RDI dari porsi sebesar 100 gram untuk jamur Maitake liar.

Kuning telur

Bagi yang sedang menjalani diet tentu akan sepakat menghindari kuning telur karena mengandung lemak jahat yang berpotensi meningkatkan kolesterol.

Namun ternyata kuning telur mengandung vitamin D, seng, dan selenium yang tidak hanya untuk tulang yang kuat tetapi juga dapat menjadi amunisi untuk kekebalan tubuh secara alami terutama di masa pandemi Covid-19.

Ada sekitar 10% vitamin D pada satu kuning telur, dan cara pengolahannya yang cukup praktis bisa membuat Anda menjadikannya sebagai salah satu menu alami tanpa Anda harus konsumsi suplemen Calnic Plus.

Untuk kuning telur terbaik sebaiknya pilihlah telur dari ayam yang dibiarkan berkelana di sekitar kandang karena mengandung 20% vitamin D. Tak hanya itu, pakan ternak juga berpengaruh terhadap kualitas kuning telur yang bisa mengandung 100% asupan vitamin D harian.

Salmon

Ikan tawar yang kebanyakan menghabiskan waktu berkembang biaknya di lautan ini biasanya sering dimanfaatkan Omega-3-nya untuk kesehatan jantung beserta proteinnya.

Namun ikan ini juga dapat menjadi salah satu sumber vitamin D, dan pada 100 gram salmon mengandung 526 IU vitamin D.

Minyak ikan kod

Minyak dari ikan laut dalam dan dingin ini merupakan salah satu sumber vitamin D yang cukup baik.

Dalam 1 sendok teh minyak ikan kod ini mengandung 448 IU vitamin D. Selain vitamin D, minyak ikan kod juga mengandung vitamin A. Namun untuk vitamin A ini Anda harus hati-hati mengonsumsinya karena bisa menjadi racun.

Ikan tuna

Ikan yang saudara dengan tongkol dan cakalang ini banyak sekali peminatnya karena ternyata mengandung vitamin D dalam jumlah 268 IU pada 100 gram ikan tuna yang diproduksi kalengan.

Susu dan sereal

Anda juga bisa mendapatkan vitamin D melalui produk susu seperti susu kedelai dan susu sapi. Selain susu, vitamin D juga dapat diperoleh melalui sereal sehingga sangat tepat bagi Anda yang ingin vitamin D tanpa harus konsumsi Calnic Plus yang belum tentu cocok.