Obat Jenis Apakah Iremax? Ini Penjelasannya!

Iremax tablet adalah obat yang digunakan untuk membantu mengatasi rasa sakit atau nyeri yang terjadi pada diri Anda. Obat  ini hadir dengan kombinasi antara kandungan parasetamol dan ibuprofen. 

Seperti yang Anda ketahui, kandungan yang terdapat dalam obat ini, yaitu parasetamol dan ibuprofen sangat ampuh dan berkhasiat dalam atasi rasa nyeri. Meskipun manfaat antara kedua zat aktif tersebut hampir sama, yaitu sebagai antipiretik (pereda demam) dan analgesik (pereda nyeri). Tetapi ada sedikit perbedaan antara keduanya. Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang obat Iremax. Ikuti terus ulasan berikut ini!

Apa itu Iremax tablet dan kandungannya?

Seperti yang sebelumnya telah dijelaskan, Iremax tablet merupakan obat yang dapat mengatasi rasa sakit dan nyeri. Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen, umumnya dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. 

Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit, atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. 

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif akan menambahkan atau meningkatkan efek teraupetik dari kandungan aktif. 

Beberapa kandungan tidak aktif ini antara lain, zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Sedangkan kandungan Iremax adalah ibuprofen 200 mg dan parasetamol 400 mg. 

Ibuprofen adalah suatu inflamasi non steroid yang bekerja menghambat zat enzim sikloksigenase sehingga sintesia prostaglandin dihambat. Ibuprofen juga memperlihatkan efek analgesik. Parasetamol meredakan nyeri otot berdasarkan peningkatan ambang nyeri di hipotalamus. Parasetamol mengalami metabolisme dan sebagian diekskresi melalui urin setelah konyugasi di hati sebagai eter-sulfat atau glukoronida. 

Kontraindikasi Iremax

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi di mana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Iremax dikontraindiasikan pada kondisi-kondisi berikut:

  • Penderita hipersensitif terhadap ibuprofen, prasetamol, aspirin, dan AINS lainnya
  • Penderita memiliki riwayat ulkus peptikum yang berat dan aktif
  • Menderita polip hidung, angioedema, dan reaksi bronkospastik terhadap aspirin
  • Kehamilan memasuki trimester akhir
  • Menderita gangguan fungsi hati
  • Seseorang yang menggunakan aspirin atau obat-obatan anti inflamasi non steroid lainnya akan timbul gejala asma, rhinitis, atau urtikaria

Sekilas tentang obat analgesik dan antipiretik 

Anakgesik adalah obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit atau nyeri. Analgesik ada beberapa tipe di antaranya analgesik non opiate (non opioid) yang digunakan tanpa resep dokter dan analgesik opioid yang penggunaannya harus menggunakan resep dokter karena efek sampingnya bisa lebih besar. Analgesik non opioid contohnya seperti parasetamol dan ibuprofen. Sedangkan yang termasuk analgesik opioid contohnya morphine dan oxycodone. 

Antipiretik adalah obat yang berfungsi menurunkan demam. Antipiretik akan menurunkan panas demam akibat hipotalamus yang diinduksi oleh prostaglandin. Antipiretik yang banyak digunakan di dunia adalah parasetamol, ibuprofen, dan aspirin yang termasuk dalam obat antiinflamasi non steroid. 

Jadi, kesimpulannya Iremax tablet mengandung dua zat aktif, ayitu parasetamol dan ibuprofen yang dapat mengatasi rasa sakit dan nyeri. Meskipun begitu, obat ini tidak disarankan untuk dikonsumsi untuk ibu hamil dan menyusui. Terkecuali telah berkonsultasi dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *