Lab Diagnos: Tujuan Dan Perannya

Laboratorium merupakan tempat dilakukannya berbagai uji untuk mendapatkan informasi terbaik bagi pasien. Laboratorium juga menjadi salah satu tempat yang paling aktif melakukan kegiatan. Para ilmuwan dan pakar melakukan banyak penelitian demi kemajuan dunia yang lebih baik lagi. Di Indonesia sendiri khususnya, memiliki banyak laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian, salah satunya adalah lab diagnos.

Untuk menganalisa sesuatu atau mendiagnosis pada suatu tes memerlukan peralatan dan juga tempat yang sesuai dengan standar. Hal- hal penting terkait diagnosis juga harus tersedia di laboratorium diagnos. 

Mengapa Perlu Diagnosis Laboratorium?

Pemeriksaan laboratorium bukan hanya sekadar penelitian bisa, namun dengan tujuan- tujuan yang jelas seperti untuk menentukan risiko, mendeteksi adanya penyakit, memantau perkembangan suatu penyakit, dan lain sebagainya. Beberapa penyakit tidak akan bisa dilihat secara kasat mata, namun harus melalui analisis laboratorium. Melakukan pemeriksaan diawal akan memiliki persentase yang lebih besar untuk mencegah parahnya suatu penyakit. Juga untuk individu sehat agar lebih berhati- hati dengan mengetahui kondisi kesehatan tubuh. 

Jenis- Jenis Laboratorium 

  1. Kimia Klinik 

Lab ini berkaitan tentang kimia seperti serum. Ilmuwan menguji komponen yang berbeda-beda untuk menghasilkan serum.

  1. Hematologi

Lab ini melakukan perhitungan pada darah dan juga evaluasi morfologi pada darah.

  1. Imunologi- Serologi

Lab ini berperan dalam pengujian berbagai disiplin ilmu terkait prinsip reaksi antigen dengan antibodi.

  1. Mikrobiologi

Lab ini memeriksa berbagai mikroba yang bersifat patogen. Hal- hal yang diperiksa seperti darah, dahak, air seni, dan lain sebagainya. 

  1. Parasitologi

Lab ini biasanya untuk mengamati berbagai parasite.

  1. Urinalisis

Lab jenis ini adalah tempat untuk menguji air seni.

  1. Histologi

Lab ini tempat untuk pembuatan kaca mikroskop sekaligus menguji kedetailan sel.

  1. Sitologi

Lab ini untuk menguji kanker melalui usapan sel.

  1. Virologi

Virologi merupakan jenis lab diagnos untuk DNA.

  1. Patologi Bedah

Lab ini menguji organ, tumor, janin, dan jaringan lain.

Selain 10 jenis laboratorium diatas, masih ada banyak lagi jenis lainnya. Jenis- jenis ini mungkin akan terus mengalami pertambahan seiring semakin banyaknya hal yang perlu diteliti oleh ilmuwan.

Peran dan Tanggungawab Lab Diagnos

  • Bagi para pekerja di Lab Diagnos, peran dan tanggungjawab mereka adalah menyediakan data apa saja mengenai pasien sebagai Langkah awal untuk nantinya dianalisis sehingga pasien mendapatkan penanganan yang tepat.
  • Selain menyediakan data, pasien harus lebih dulu diperiksa darah dan juga berbagai pemeriksaan cairan tubuh yang terkait termasuk urin dan feses, serta dilakukan pula pemeriksaan fungsi fisiologis pasien.
  • Setelah dilakukan berbagai pemeriksaan, lab diagnos bertanggung jawab dalam membuat laporan dari hasil pemeriksaan pasien.
  • Untuk penjagaan peralatan di laboratorium dan bagaimana pengawasan penggunaannya, bagian diagnos bertugas untuk melakukannya.
  • Lab diagnos juga berperan dalam meneruskan informasi pasien kepada dokter. Serta melakukan koordinasi tentang pemaparan dari hasil pemeriksaan serta bertanggungjawab dalam mengelola data dari pasien.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pemeriksaan

  • Tidak boleh merokok, makan, mengunyah permen, minum selain air putih, selama masa puasa.
  • Minum air putih yang cukup apabila akan melakukan pemeriksaan urin.
  • Menghindari lebih dulu dari aktivitas tubuh yang berat.
  • Hindari stress dan pola hidup yang tidak sehat.

Hasil dari pemeriksaan juga tergantung dari bagaimana keadaan tubuh pasien saat diperiksa. Maka apabila kamu akan melakukan pemeriksaan di lab diagnos, perhatikan seksama kondisi tubuh agar tetap berstamina baik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *