Bahan Alami Vitamin D Tanpa Konsumsi Calnic Plus

Mengonsumsi Calnic Plus setiap hari dapat memenuhi kebutuhan Anda akan vitamin D dan kalsium apalagi suplemen ini memang sangat praktis untuk dikonsumsi.

Namun ternyata mengonsumsi suplemen tidak selamanya baik bagi tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan karena dapat menghasilkan beberapa efek samping pada gangguan pencernaan, sembelit, mual, dan lain-lain.

Cara mengonsumsi suplemen vitamin D pun harus bersama dengan lemak karena vitamin ini sendiri adalah vitamin yang mudah larut dalam lemak.

Namun lemak yang digunakan haruslah lemak yang sehat dan baik, bukan lemak jahat yang malah dapat merusak konsistensi vitamin. 

Supaya Anda bisa mengonsumsi vitamin D tanpa harus terkena efek samping, beberapa bahan alami ini bisa Anda jadikan sebagai sumber-sumber yang tepat!

Ikan sarden

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan jenis ikan laut yang satu ini, dan biasanya diproduksi dalam kalengan.

Ikan ini rupanya dapat menjadi salah satu sumber vitamin D yang sangat penting bagi tubuh. Di dalam tubuh sarden terdapat 177 IU vitamin D.

Selain sarden, ikan laut yang juga dapat menjadi sumber vitamin D adalah ikan Halibut dan makarel.

Jamur

Apabila Anda seorang vegan, dan lebih menyukai produk nabati untuk mendapatkan vitamin D, jamur bisa menjadi salah satunya.

Diketahui tanaman yang tumbuh pada daerah lembap dan gelap ini ternyata mengandung vitamin D dengan jumlah 300 RDI dari porsi sebesar 100 gram untuk jamur Maitake liar.

Kuning telur

Bagi yang sedang menjalani diet tentu akan sepakat menghindari kuning telur karena mengandung lemak jahat yang berpotensi meningkatkan kolesterol.

Namun ternyata kuning telur mengandung vitamin D, seng, dan selenium yang tidak hanya untuk tulang yang kuat tetapi juga dapat menjadi amunisi untuk kekebalan tubuh secara alami terutama di masa pandemi Covid-19.

Ada sekitar 10% vitamin D pada satu kuning telur, dan cara pengolahannya yang cukup praktis bisa membuat Anda menjadikannya sebagai salah satu menu alami tanpa Anda harus konsumsi suplemen Calnic Plus.

Untuk kuning telur terbaik sebaiknya pilihlah telur dari ayam yang dibiarkan berkelana di sekitar kandang karena mengandung 20% vitamin D. Tak hanya itu, pakan ternak juga berpengaruh terhadap kualitas kuning telur yang bisa mengandung 100% asupan vitamin D harian.

Salmon

Ikan tawar yang kebanyakan menghabiskan waktu berkembang biaknya di lautan ini biasanya sering dimanfaatkan Omega-3-nya untuk kesehatan jantung beserta proteinnya.

Namun ikan ini juga dapat menjadi salah satu sumber vitamin D, dan pada 100 gram salmon mengandung 526 IU vitamin D.

Minyak ikan kod

Minyak dari ikan laut dalam dan dingin ini merupakan salah satu sumber vitamin D yang cukup baik.

Dalam 1 sendok teh minyak ikan kod ini mengandung 448 IU vitamin D. Selain vitamin D, minyak ikan kod juga mengandung vitamin A. Namun untuk vitamin A ini Anda harus hati-hati mengonsumsinya karena bisa menjadi racun.

Ikan tuna

Ikan yang saudara dengan tongkol dan cakalang ini banyak sekali peminatnya karena ternyata mengandung vitamin D dalam jumlah 268 IU pada 100 gram ikan tuna yang diproduksi kalengan.

Susu dan sereal

Anda juga bisa mendapatkan vitamin D melalui produk susu seperti susu kedelai dan susu sapi. Selain susu, vitamin D juga dapat diperoleh melalui sereal sehingga sangat tepat bagi Anda yang ingin vitamin D tanpa harus konsumsi Calnic Plus yang belum tentu cocok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *