Cavit D3, Suplemen Kalsium untuk Ibu Hamil

cavit d3

Apakah Anda sedang berada di tengah masa kehamilan? Bagi wanita yang sedang hamil, Anda dianjurkan untuk meningkatkan asupan kalsium. Salah satu caranya dengan mengonsumsi suplemen kalsium khusus seperti Cavit D3.

Suplemen ini ditujukan untuk ibu hamil dengan memberikan asupan kalsium. Karena, ibu hamil seringkali mengalami kekurangan kalsium. 

Mengapa perlu suplemen Cavit D3?

Tahukah Anda bahwa kekurangan kalsium bisa menyebabkan hipertensi? Hipertensi hanyalah salah satu dari komplikasi yang mungkin muncul apabila wanita hamil mengalami kekurangan kalsium.

Anda juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami osteoporosis bila kekurangan kalsium. Kondisi tulang Anda juga akan mengerepos dengan lebih mudah. 

Kekurangan kalsium selama masa kehamilan bisa terjadi karena kalsium dalam tubuh diserap oleh bayi di dalam kandungan. Bayi juga memerlukan kalsium untuk membentuk tulang serta organ tubuh lainnya. 

Kandungan kalsium dalam tubuh Anda akan terus diserap oleh bayi meski Anda tidak meningkatkan asupan kalsium. Lama-kelamaan, kalsium dalam tubuh Anda akan menurun dan Anda jadi kekurangan kalsium.

Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan asupan kalsium setiap harinya. Anda bisa mencoba meningkatkan asupan kalsium sehari-hari melalui makanan atau dengan menggunakan suplemen khusus seperti Cavit D3. 

Apa yang terjadi jika kekurangan kalsium?

Bagi wanita hamil, kalsium sangatlah penting. Apabila Anda kekurangan kalsium, Anda bisa mengalami dampak negatif sebagai berikut ini:

  • Kondisi bayi yang tidak sehat

Wanita hamil yang tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup akan membawa dampak negatif bagi bayi. Bayi juga akan menjadi kekurangan kalsium.

Akibatnya, bayi lebih rentan mengalami gangguan seperti kelahiran dengan berat badan yang terlampau rendah. Selain itu, pertumbuhan bayi Anda juga akan melambat dan berisiko mengalami gangguan pada jantung. 

  • Kelahiran yang tidak sempurna

Pada dasarnya, bayi akan terbentuk dengan sempurna di dalam kandungan setelah sembilan bulan. Tapi, bayi yang kekurangan kalsium bisa saja lahir secara prematur. 

Ini akan berdampak pada kondisi kesehatan bayi saat tumbuh dan berkembang nantinya. Karena itu, jangan abaikan pentingnya suplemen kalsium bagi bayi seperti Cavit D3. 

  • Kesehatan ibu hamil yang tidak sehat

Saat tubuh kekurangan kalsium, Anda akan menjadi tidak sehat. Padahal, sebagai ibu, Anda harus memiliki kesehatan yang optimal agar bayi pun bisa berkembang dengan maksimal di dalam kandungan.

Anda akan lebih mudah merasakan nyeri otot dan kram kaki. Nafsu makan Anda juga akan mengalami penurunan. Dalam kasus yang cukup parah, Anda bahkan bisa mengalami patah tulang. 

Cara tepat menggunakan Cavit D3

Anda sudah memahami apa kerugian dari kurangnya kandungan kalsium dalam tubuh selama masa kehamilan. Jika Anda sudah memutuskan untuk menggunakan suplemen kalsium, maka ketahuilah cara yang tepat untuk menggunakannya. 

Suplemen ini hadir dalam bentuk tablet. Di dalam satu kemasan atau satu strip, terdapat 10 tablet di dalamnya. Anda bisa mendapatkan 10 strip suplemen dengan harga Rp235.000.

Sebaiknya, konsumsi tablet suplemen sesudah makan atau dengan makanan. Jangan dikonsumsi sebelum makan. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi satu tablet saja per harinya. 

Simpanlah kemasan tablet suplemen di tempat yang sejuk dan terhindari dari jangkauan sinar matahari. Anda bisa membeli suplemen ini secara bebas tanpa memerlukan resep dokter.

Akan lebih baik kalau Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen Cavit D3.

Mooimom dan “Perlengkapan Perang” Menyusui

Menyusui dan memberi air susu ibu (ASI) kepada sang buah hati memang merupakan peran alami seorang ibu. Namun, jangan sampai karena persiapan yang tidak matang, kegiatan menyusui menjadi tersendat. Anda stres dan bayi pun tidak mendapat ASI yang mencukupi. 

Saat ini sudah banyak produsen yang membantu Anda menyiapkan perlengkapan perang untuk menyusui. Salah satunya adalah Mooimom. Dengan berbagai perlengkapan yang membantu proses menyusui, Anda akan lebih mudah memberikan susu terbaik untuk si kecil demi masa depannya. 

Penasaran apa saja perlengkapan perang yang sebaiknya dimiliki oleh ibu yang menyusui? Berikut ini adalah beberapa perlengkapan yang layak dimiliki untuk proses menyusui yang lebih mudah, menyenangkan, serta tetap menjaga privasi Anda. 

Bra Menyusui 

Bra yang memiliki kawat sering kali membuat si kecil menjadi sulit menyusui secara langsung ke payudara Anda. Tidak jarang pula karena penggunaan bra yang salah, proses pengeluaran ASI pun menjadi tersendat. Sebaiknya semenjak masa kehamilan, Anda sudah mempersiapkan bra khusus untuk perlengkapan menyusui. Umumnya, bra menyusui tidak memiliki kawat serta memiliki bukaan depan yang memudahkan Anda untuk langsung mengeluarkan puting payudara tiap kali si buah hati hendak menyusui di manapun dan kapanpun. 

Bantal Menyusui 

Kata siapa menyusui secara langsung itu mudah? Bersiaplah menghadapi rasa pegal di bagian leher, pundak, sampai punggung karena menyangga si kecil yang baru lahir untuk menyusui secara aman dalam dekapan Anda. Supaya rasa sakit dan pegal berkurang, lebih baik Anda menyiasatinya dengan memakai bantal menyusui. Bantal ini membuat posisi bayi lebih tinggi dan dekat ke payudara Anda tanpa harus menggantungkan lengan untuk menahannya. Bantal menyusui sekaligus bisa memberikan pijakan untuk lengan dan tangan Anda selama proses menyusui. Dijamin, menyusui dengan perlengkapan perang yang satu ini akan terasa lebih mudah dan menyenangkan. 

Pompa ASI 

Selain menyusui langsung, Anda juga mesti mempersiapkan perlengkapan perang untuk memberikan ASI perah sebagai upaya jaga-jaga. ASI perah membuat Anda bisa lebih fleksibel beraktivitas, sekaligus tetap memastikan si kecil mendapatkan haknya akan ASI. Untuk itu, Anda sangat butuh pompa ASI! Ada berbagai jenis pompa payudara. Anda bisa memilihnya tergantung seberapa sering Anda perlu memompa. Jika hanya berencana memompa sesekali, pompa manual yang dioperasikan dengan menekan tuas dengan tangan Anda mungkin sudah cukup. Jika Anda adalah ibu pekerja atau berencana untuk memompa secara teratur, pompa ASI elektrik ganda lebih disarankan. Selain untuk menyediakan ASI perah, pompa ASI juga berfungsi untuk meredakan pembengkakan, mengelola pasokan susu yang melimpah, sampai meningkatkan pasokan ASI Anda.

Wadah Penyimpanan ASI 

Kantong dan wadah penyimpanan ASI dari Mooimom sangat Anda butuhkan untuk menyimpan ASI Perah. Produk-produk ini dirancang untuk tahan terhadap pembekuan dan pencairan, dan dapat menyimpan susu Anda dengan aman untuk jangka waktu yang lama. Selain itu, Anda juga membutuhkan tas penyimpanan guna bisa membuat ASI perah awet seharian. Peralatan ini dibutuhkan karena Anda tidak akan tahu dimana Anda membutuhkan memompa ASI dan bagaimana mempertahankannya untuk bisa tetap baik hingga nantinya bisa disimpan di freezer di rumah. 

Nipple Shield 

Banyak ibu tidak jarang menyatakan bahwa menyusui itu menyakitkan. Pada awal-awal menyusui, payudara Anda bahkan bisa bengkak dan putingnya dapat berdarah dan demam karena sedotan si bayi. Untuk mengurangi kesulitan tersebut, cobala menggunakan nipple shield. Pelindung puting payudara ini bisa membuat isapan si bayi saat menyusui tidak sampai melukai payudara Anda. Perasaan yang nyaman saat menyusui karena tidak sakit akan berkontribusi positif terhadap lancar dan tingginya pasokan ASI Anda. 

Cover Menyusui 

Menyusui secara langsung atau memerahnya dengan pompa ASI bisa dilakukan di manapun. Namun, Anda mungkin terkadang ragu karena sedang berada di tempat umum. Memiliki cover menyusui akan menghilangkan keraguan tersebut. Privasi Anda tetap terjaga karena bagian payudara dan depan tubuh Anda tertutupi cover saat menyusui atau saat memerah ASI. 

*** 

Pastikan Anda membeli produk-produk perlengkapan menyusui yang aman untuk si kecil, seperti bebas BPA. Untuk wadah ASI maupun pompanya, perlengkapan perang menyusui dari Mooimom layak Anda pertimbangkan.

Risiko Kesehatan Parfum Wanita Terbaik

Mungkin Anda adalah penggemar dan pengguna parfum wanita terbaik. Parfum yang Anda pakai dapat membuat Anda merasa cantik dan mempesona. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa zat kimia yang ditemukan di dalam parfum dapat membahayakan kesehatan? Hal ini benar adanya terutama apabila Anda atau anak secara tidak sengaja menelan parfum. Jika Anda menelan parfum, gejala yang muncul akan mirip dengan gejala pada orang yang mengonsumsi alkohol dalam kadar yang sangat tinggi. Adapun gejala yang perlu Anda waspadai yang dapat mengindikasikan adanya keracunan parfum di antaranya adalah kesulitan berjalan atau adanya masalah dengan keseimbangan, kurangnya energi, bau mulut beraroma alkohol, dan mual serta muntah. 

Ada banyak parfum wanita terbaik yang dapat kamu coba.

Jika Anda atau anak secara tidak sengaja menelan parfum wanita terbaik, hubungi pusat pengendalian racun atau dokter segera. Anda akan diminta untuk minum banyak air, makan camilan ringan, serta memperhatikan tanda-tanda gejala yang muncul serta pendekatan terbaik apabila hanya sebagian kecil dari parfum tertelan oleh Anda atau anak. Dalam kasus di mana parfum tertelan dalam jumlah yang besar, Anda atau anak akan mendapatkan rawat inap di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada saat waktu rawat inap tersebut, pasien akan diberi banyak cairan dan camilan ringan untuk menjaga gula darah tidak turun ke dalam level yang berbahaya. Dalam waktu 48 hingga 72 jam, bahaya reaksi serius akibat menelan parfum akan lewat. 

Dermatitis kontak akibat parfum

Terkadang, parfum wanita terbaik dapat menyebabkan reaksi alergi ringan. Kebanyakan waktu, reaksi alergi ini terjadi pada kulit dalam bentuk dermatitis kontak. Apabila Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda mungkin sudah tahu seputar kondisi ini dan apa yang terjadi apabila reaksi tersebut terjadi. Dermatitis kontak dapat terjadi kapan saja kulit melakukan kontak langsung dengan bahan-bahan (baik bahan sintetis ataupun alami) yang dapat mengiritasi kulit Anda. Gejala dari dermatitis kontak di antaranya adalah gatal-gatal atau lepuhan pada kulit, kulit yang bersisik atau gatal, sensasi kemerahan atau terbakar pada kulit, dan sensitivitas terhadap sentuhan kulit. 

Dermatitis kontak biasanya akan sembuh dengan sendirinya dan tidak memerlukan perawatan khusus. Ketika Anda tidak lagi melakukan kontak dengan zat yang memicu terjadinya kondisi ini, gejala akan berangsur-angsur menghilang. Anda juga bisa melakukan beberapa perawatan rumahan berikut ini, seperti mencuci tangan menggunakan sabun yang lembut dan bebas pewarna serta air hangat; menenangkan daerah yang iritasi menggunakan produk alami hypoallergenic seperti lidah buaya, minyak kelapa, dan calamine lotion; serta menggunakan krim hydrocortisone seperti Benadryl hingga gatal-gatal hilang. 

Dermatitis kontak bukanlah kegawatdaruratan medis, bahkan menelan parfum wanita terbaik secara tidak sengaja dapat diobati dan pasien dapat pulih sempurna. Ada risiko kesehatan lain akibat beberapa zat kimia yang ada di parfum wanita terbaik memiliki sifat berbahaya apabila menumpuk dan berkumpul di tubuh. Contohnya adalah styrene, sebuah bahan yang banyak ditemukan di produk-produk kecantikan, yang dianggap bersifat carcinogen. Selain itu, paparan terhadap phthalate juga dapat memiliki risiko kesehatan pernapasan pada anak. 

Keracunan parfum wanita terbaik jarang terjadi pada orang dewasa yang menggunakan parfum sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari mereka. Reaksi alergi sementara pada parfum wanita terbaik bukanlah hal yang jarang dijumpai. Bahkan Anda bisa mengembangkan alergi terhadap sebuah produk yang Anda pakai selama bertahun-tahun karena paparan berlebih atau perubahan komposisi formula suatu produk parfum.

Mulai Usia Berapa Sendok Bayi Terbaik Digunakan?

Saat mencapai usia 6 bulan, bayi sudah mulai bisa mengonsumsi makanan selain ASI. Untuk menyuapinya, tentu ibu membutuhkan sendok bayi terbaik agar si buah hati dapat belajar mengonsumsi makanan dengan baik.

Lantas, apakah memang mulai usia 6 bulan ibu mulai bisa mengenalkan sendok makan bayi untuk menyuapi? Apakah bisa dimulai dari usia yang lebih muda ataukah justru lebih tua?

sendok makan bayi

Tahapan menggunakan sendok makan bayi 

Seiring bertambahnya usia, bayi akan mulai belajar menggunakan peralatan makan. Mulai dari disuapi hingga memegangnya untuk makan secara mandiri tanpa bantuan dari orang tua.

Walau memang ada beberapa ibu yang memilih mengenalkan sendok pada anak di usia yang lebih tua dan mengarahkan bayinya untuk lebih menggunakan tangan langsung untuk makan, sebenarnya Anda sudah bisa mulai mengenalkan sendok pada anak sejak usia 4 bulan. 

Dimulai dari usia 4 bulan, disarankan untuk menggunakan sendok makan bayi yang tidak terlalu melengkung, dengan gagang yang panjang serta sebaiknya terbuat dari bahan silikon sehingga ujung-ujung dari sendok tidak terlalu tajam dan keras. Anda bisa menggunakan sendok dengan cara menyendokkan ASI dari dalam gelas.

Ketika bayi sudah mulai menginjak usia 6 bulan, berarti ia sudah mulai siap untuk mengonsumsi makanan yang lebih padat. Anda bisa menggunakan sendok untuk menyuapi bubur bayi dan MPASI. 

Beranjak ke usia 7-9 bulan, Anda bisa mulai mengganti sendok makan bayi dengan lekukan yang agak datar dan ujung yang halus, namun tetap bergagang panjang. Pastikan gagang sendok terbuat dari bahan yang tidak licin ketika terkena air atau makanan. 

Di usia 9-12 bulan, sendok makan yang tepat untuk bayi adalah sendok dengan gagang yang lebih pendek dengan kepala sendok yang sedikit lebih tebal. 

Begitu mencapai usia 12 bulan dan lebih, Anda bisa mulai mengenalkan garpu dan juga sendok yang berukuran lebih lebar dan besar, sehingga anak Anda bisa menyendok atau mengambil makanan lebih banyak. Di usia ini, anak Anda sudah bisa makan sendiri tanpa disuapi orang tua. 

Namun sebaiknya Anda tetap memperhatikan bahan yang digunakan. Jika Anda menggunakan bahan stainless steel, pastikan Anda menggunakan sendok yang ujungnya tebal karena ujung tipis cenderung tajam dan bisa melukai mulut dan gusi anak. 

Bagaimana memilih sendok bayi terbaik?

Memilih sendok yang baik untuk bayi tentu harus dilihat dari kualitas, desain, dan fungsinya. Selain itu, para ahli juga sangat menyarankan untuk melihat review dari orangtua lain untuk mempertimbangkan baik dan buruknya.

Sebaiknya pilih sendok yang sudah teruji dengan aman dan sesuaikan bentuk dengan kebutuhan di masing-masing usia. Jangan lupa, sebaiknya pilih bahan gagang yang tidak mudah licin serta tebal agar tidak melukai mulut dan gusi bayi.

Lihat juga kandungan bahan yang digunakan, jangan sampai mengandung timbal, phthalates, dan bahan berbahaya lainnya. Tentunya Anda tidak ingin bahan-bahan berbahaya tersebut ditelan oleh anak dan menimbulkan risiko buruk pada kesehatan.

Jika ingin menggunakan sendok berbahan kayu, pastikan finishingnya halus dan tidak meninggalkan serat. Selain itu, simak juga bagaimana proses pembuatannya dan jenis kayu yang digunakan untuk sendok tersebut.

Memilih sendok bayi terbaik jangan hanya tergiur harga murah, namun harga yang mahal juga belum tentu memberikan yang terbaik. Perhatikan dengan benar dan teliti dari semua aspek sehingga anak Anda akan mudah belajar makan dengan nyaman dan menyenangkan.

Cara Menebus Obat di Apotek dan Klinik Zamzam

Klinik Zamzam sediakan apotek yang memudahkan pasien menebus obat.

Klinik Zamzam tidak hanya menyediakan layanan kesehatan tetapi juga apotek. Menebus obat di apotek Klinik Zamzam sebenarnya tidak sulit. Namun, ada hal yang harus Anda harus pahami saat ingin menebus obat di apotek dan Klinik Zamzam.

Semua obat yang dijual di Indonesia dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu obat resep yang harus dijual dengan resep dokter dan obat non resep atau over-the-counter yang tidak memerlukan resep dari dokter.  Obat dengan resep dokter umumnya lebih manjur daripada yang dijual bebas (OTC) dan mungkin memiliki efek samping yang lebih akurat jika digunakan secara tidak tepat. 

Oleh karena itu, obat-obatan ini hanya dijual di bawah arahan dokter. Petunjuk ini ditulis dengan resep oleh dokter, kemudian diperiksa ulang, dikemas, dan dijual kepada Anda oleh apoteker. Apoteker juga akan menasehati Anda tentang cara menggunakan obat dan potensi efek samping obat tersebut.

Pemberian obat mencakup semua langkah yang diperlukan untuk menerjemahkan pesanan obat (resep) menjadi persediaan obat individual yang aman dan sesuai. Di bawah ini adalah uraian singkat tentang seperti apa kunjungan biasa ke apotek:

Langkah 1

Apoteker akan menanyakan apakah Anda pernah mengunjungi apotek ini sebelumnya. Jika jawabannya ‘Tidak’, Anda akan diminta untuk mengisi formulir persetujuan. Ini memungkinkan apoteker untuk mengisi resep. Jika jawabannya ‘Ya’, mereka akan meminta pengenal (ulang tahun atau alamat rumah). Hal ini memungkinkan pencarian yang mudah dalam sistem komputer apotek untuk catatan resep. Anda kemudian akan ditanya apakah pernah minum obat ini sebelumnya, dan apa yang digunakan untuk mengobatinya. Informasi ini akan memungkinkan apoteker untuk mempersonalisasi penasihat pengobatan Anda saat obat diambil.

Langkah 2

Apotek akan memasukkan resep ke profil Anda dan memeriksa, informasi dokter, obat/dosis, indikasi dari pemberi resep, dan jumlah skrip. Sistem apotek akan memeriksa kemungkinan interaksi atau masalah potensial lainnya.

Langkah 3

Botol obat akan dipindai dan dikemas dengan Lot dan kedaluwarsa. Obat tersebut kemudian dihitung sesuai jumlah yang ditentukan, diberi label dan diserahkan ke apoteker untuk diperiksa.

Langkah 4

Apoteker akan melakukan pemeriksaan klinis obat Anda, yang mencakup penilaian interaksi obat, alergi, serta meninjau obat sebelumnya untuk penggunaan yang sama dan memastikan obat tersebut adalah obat, dosis, dan durasi yang paling sesuai untuk kondisi Anda. 

Langkah 5

Pasien akan mengambil obatnya dan apoteker akan memberikan konseling kepada pasien tentang obat tersebut dan efek sampingnya.

Selain itu, Anda harus memerhatikan beberapa hal ini saat mendapatkan resep dokter dan ketika ingin menyimpan obat yang dibeli dari apotek Klinik Zamzam.

1. Memastikan kesamaan informasi

Apoteker Anda harus memiliki informasi yang sama dengan dokter mengenai obat-obatan dan reaksi masa lalu yang Anda alami.

2. Pastikan obat masih tersegel rapat

Jika Anda memiliki anak di rumah, pastikan untuk meminta tutup yang tersegel rapi, agar tidak mudah dijangkau anak. Jika tidak ada anak di rumah, apoteker Anda mungkin dapat memberi tutup yang lebih mudah dibuka. 

Apabila obat berbentuk cairan, dapatkan alat pengukur dengan resep, biasanya sendok teh pengukur atau alat suntik medis. Jangan percaya volume sendok teh rumahan karena memiliki takaran yang berbeda-beda. Lebih baik menggunakan takaran pasti yang bisa diminta langsung di dokter.

3. Cari tahu bagaimana obat harus disimpan

Kebanyakan orang meninggalkan obat mereka di lemari obat kamar mandi atau kotak obat. Kebiasaan ini bisa dibilang tempat terburuk di rumah untuk pil, karena kelembapan di kamar mandi bisa membuat obat lebih mudah rusak. Beberapa obat perlu disimpan di lemari es. Anda bisa langsung bertanya cara penyimpanan sesuai jenis obat ke apoteker.

Sebelum meninggalkan apotek, periksa juga untuk memastikan obat yang diberikan sesuai dengan resep dokter. Lihat petunjuk penggunaan obat. Apakah ini cocok dengan yang dikatakan dokter kepada Anda? Ajukan pertanyaan apa pun yang Anda miliki kepada apoteker di Klinik Zamzam.